
JATIBARANG—Aksi perampasan sepeda motor yang terjadi Rabu (8/10) dini hari oleh kawanan begal di jalan raya Tambi Kecamatan Sliyeg, mengakibatkan korbannya Ahmad Kilmi (25) warga Desa/Kecamatan Karangampel menderita luka dan kehilangan motornya sekitar pukul 02.00 wib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar, peristiwa tersebut berawal ketika korban mengantarkan seorang temannya yang saat itu bersilaturahmi ke rumahnya untuk pulang ke wilayah Jatibarang dengan mengunakan sepeda motor Yamaha Mio warna nopol E 4593 RJ. Pada saat melakukan perjalanan pulang ke arah Karangampel dan memasuki sebuah jalan sepi di Desa Tambi, korban merasakan curiga terhadap sepeda motor yang menguntit di belakangnya. Berusaha menghindari efek negatif dari perasaan curiganya, korban langsung tancap gas.
Namun usaha korban ternyata sia-sia, karena dibeberapa puluh meter depannya sudah berdiri seseorang yang sengaja menghadang dengan memegang sebuah kayu panjang. Dan setibanya di dekat orang tersebut, korban langsung mendapat hantaman benda panjang di bagian mukanya. Seketika korban dan motornya jatuh terpisah, dan korban yang sekarat terkena hantaman kayu juga mendapat tindakan penganiayaan dari kawanan yang langsung membawa kabur motor, handpone dan dompetnya.
Akibat penganiayaan yang diterimanya, korban sempat tidak sadarkan diri dan beberapa saat kemudian siuman. Dengan menahan sakit yang tidak terkira, korban berusaha memanggil seorang tukang becak dan memintanya untuk mengantarkan ke Mapolsek Sliyeg. Dan dengan bantuan aparat, akhirnya korban yang dalam kondisi kritis segera dilarikan ke RSI Zam Zam Jatibarang. “Waktu saya lihat gelagat motor yang ada di belakang, saya langsung curiga dan saat langsung ngebut. Tiba-tiba ada orang yang berdiri di pingir jalan langsung menghantamkan kayu panjang ke muka saya, dan saya sempat dipukuli sampai pingsan,” tutur Ahmad yang kesulitan berbicara didampingi isterinya Tirah (25) saat ditemui Radar, kemarin di ruang perawatan RSIZ Jatibarang.
Pria beranak satu yang terbaring lemas di rumah sakit tersebut menderita luka dan membiru di bagian muka dan bagian tubuh lainnya, serta bibirnya sangat sulit untuk berbicara. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar