*) Terganggu Pemadaman Listrik Hampir Satu Jam, Binluh Tetap Berjalan Dengan Penerangan Lilin
WIDASARI—Dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtimbas), kemitraan masyarakat dengan kepolisian menjadi hal yang mendukung penah dalam menciptakannya. Untuk itu Polres Indramayu dan Polsek Widasari menyelenggarakan pembinaan dan penyuluhan (binluh) Forum Kemitraan Perpolisian Masyarakat (FKPM) dan Narkoba, kemarin (5/12) malam bertempat di kantor kuwu Desa Ujungaris Kecamatan Widasari. Dihadiri unsur muspika setempat, turut sebagai peserta binluh yakni semua lapisan masyarakat yang diantaranya BPD, LPM, karang taruna hingga ketua RT beserta masyarakatnya. Hadir sebagai pemateri Kabag Bina Mitra Polres Indramayu Kompol Suhiro, Kasat Narkoba AKP Ansari Fuad dan Kapolsek AKP Bendi Ujianto. Dalam kesempatan tersebut Suhiro memaparkan tentang perubahan sikap masyarakat yang tadinya sebagai obyek berubah menjadi subyek. Hal itu mengingat sangat pentingnya peran serta masyarakat dalam menangkal gangguan kamtibmas. “Tanpa ada peran aktif masyarakat dalam menciptakan kamtibmas, Polri tidak berarti apa-apa. Karena informasi dari masyarakat dinilai akurat, yang pada akhirnya informasi dari masyarakat sangat diharapkan,” jelas Suhiro. Masih menurutnya, tujuan dibentuknya polisi masyarakat yakni guna membangun kemitraan polisi dan masyarakat serta menyelesaikan berbagai masalah social yang terjadi di dalam masyarakat secara bersama-sama. Binluh yang baru berjalan sekitar 45 menit, terganggu pemadaman listrik yang tanpa pemberitahuan terlebih dulu hingga selama 35 menit. Namun, binluh tetap berjalan dengan penerangan seadanya menggunakan lilin-lilin kecil yang terkadang padam tertiup angin. Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Ansari Fuad menguraikan berbagai jenis dan macam psikotropika termasuk narkoba yang sangat membahayakan serta merugikan pribadi juga orang lain. “Ancaman pidananya sangat berat, bahkan bisa sampai hukuman mati. Dan sangsi pidana atas penyalahgunaan dan peredarannya, bukan saja pemakai saja tapi sangsinya diberlakukan bagi setiap orang yang termasuk dalam jaringan peredarannya. Perlu adanya peningkatan kewaspadaan terhadap lingkungan dan bagi para orang tua harus lebih memberikan perhatian terhadap anak-anaknya agar terbebas dari sentuhan narkoba,” tegasnya. Sedangkan Kapolsek Widasari AKP Bendi Ujianto berharap FKPM harus proaktif bersama pemerintah desa yang difasilitasi Polri. “Hasil dari binluh ini senantiasa dapat terealisasi dan diaplikasikan di dalam lingkungan masyarakat, dan FKPM yang aktif akan sangat membantu pemerintah desa dan masyarakat dalam menangani masalah social yang sifatnya bukan tindak pidana kecuali tindak pidana ringan. Semoga binluh ini dapat memberikan manfaat untuk ketentraman semua masyarakat,” harapnya. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar