

INDRAMAYU--Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Nasib malang dialami pengendara motor Heri (20) warga Blok Baloran Desa Plumbon RT 01/01 Kecamatan Indramayu, seketika harus tewas mengenaskan dengan tubuh penuh luka dan tulang remuk di beberapa bagian tubuhnya karena tertindih sebuah mobil boks bermuatan air mineral, Senin (17/11) sekitar pukul 13.00 di jalan raya Indramayu - Jatibarang Desa Telukagung.
Sumber di lokasi kejadian menyebutkan, awal kejadiannya bermula pada saat turun hujan yang menyebabkan jalan menjadi licin, sebuah sepeda motor Honda Astrea Supra X nopol E 4009 RA yang dikendarai Heri melaju ke arah Indramayu tiba-tiba terpeleset mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda motornya.
Tidak lebih dari 50 meter di belakang korban, melaju kencang sebuah mobil box Toyota Dyna yang dikemudikan Mamat (50) asal Bandung. Dengan dilihatnya ada pengendara motor yang terjatuh tersebut, pengemudinya berusaha untuk dapat mengendalikan laju mobil bermuatan puluhan dus air mineral tersebut.
Namun, licinnya kondisi permukaan membuat sistem pengereman tidak membuahkan hasil maksimal, akibatnya sang sopir hanya bisa mengimbangi kemudi. Tapi sangat disayangkan pada saat mobil semakin mendekat, korban belum juga terbangun dari tempat jatuhnya tersebut. Dan yang hanya bisa dilakukan sang sopir yakni berusaha menghindari korban yang masih dalam posisi terjatuh, dengan membanting setang kemudi ke kanan dan dengan keras pula mobil itu menghantam median tengah jalan. Saking kerasnya, akhirnya mobil yang berusaha menghindari korban akhirnya terbalik dan langsung menindih korban beserta sepeda motornya.
Warga sekitar lokasi yang mengetahui kejadian tersebut sempat kebingungan untuk dapat mengangkat korban dari tindihan mobil yang bermutan air mineral merek Aqua dan Mizone, dengan berbagai upaya akhirnya korban dapat diangkat dari himpitan yang langsung merenggut nyawanya seketika.
Oleh warga, korban yang tewas tidak jauh dari kediamannya itu dirujuk ke RSIZ Jatibarang menggunakan kendaraan ambulan RS tersebut. Sementara itu, hasil visum tim medis di ruang UGD menyebutkan, bahwa korban menderita cidera kepala berat, patah tulang tangan kiri dan kanan, tulang iga kanan dan kiri remuk, cidera di bagian perut juga patah tulang kaki kanan dan kiri. "Akibat hantaman benda keras yang menimpa tubuh korban, membuat nyawa korban sudah tidak dapat tertolong dan sudah dalam keadaan meninggal di lokasi," jelas tim medis RSIZ Jatibarang saat dikonfirmasi Radar, kemarin tentang luka yang diderita korban. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar