JATIBARANG—Jalur utama pantura Indramayu kembali menimbulkan peristiwa kecelakaan lalu lintas, Senin (15/12) sekitar pukul 21.00 di Desa Sukalila yang menimbulkan kemacetan panjang di jalur Jakarta ke Cirebon.
Kejadian yang merupakan kecelakaan tunggal tersebut dialami truk Mitsubishi nopol B 9034 YS yang dikemudikan Mirad (38) warga Kelurahan Kesugengan RT 12/04 Kecamatan Depok Cirebon mendadak terguling di tengah jalan. Truk pengangkut kecap tersebut setelah kejadian dalam posisi menghalangi jalur hingga mengakibatkan terganggunya arus dan macet hingga evakuasi selesai.
Warga di sekitar lokasi dengan sigap melakukan pertolongan dan membuka sebagian jalur yang tertutup tumpahan muatan, tapi dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan mengakibatkan kendaraan dari Jakarta sedikit demi sedikit mulai menumpuk. Bahkan beberapa pengemudi yang tidak sabar, memberanikan diri untuk masuk ke jalur arah Jakarta hingga kerap menimbulkan tabrakan adu banteng dengan kendaraan lainnya yang melaju dari arah Cirebon.
Peristiwa yang terjadi dibawah guyuran hujan tersebut diduga akibat pengemudi yang kurang hati-hati dalam mengendalikan kendaraan yang dibawanya, sehingga dengan kondisi jalan licin dapat mengakibatkan musibah. Apalagi dataran aspal yang hingga kini masih belum menggunakan garis putih, saat malam tiba kerap membingungkan pengguna jalan yang melintasinya. “Saya sedang menggunakan lajur kiri, di depan ada tikungan saya tidak tahu dan akhirnya setir tekor lalu menghantam trotoar. Mobil yang langsung oleng ke kiri sangat sulit dikendalikan, jalannya sangat licin,” kata Mirad saat ditanya Radar di ruang UGD RSIZ Jatibarang.
Beruntungnya, dalam kecelakaan tersebut tidak manimbulkan korban jiwa, namun sopirnya dilarikan ke rumah sakit dengan luka robek di bagian kepala dan tangan kanannya. Truk barang yang sedang melakukan perjalanan pulang ke Cirebon tersebut selain sopir masih ada dua penumpang yang juga ikut terluka, yakni Bandi (44) dan Sumadi (32) keduanya warga Kasugengan Kidul Kecamatan Depok Cirebon.
Sementara itu, warga sekitar yang saat kejadian hanya mendengar suara gemuruh seperti pecahan barang berjenis beling, kontan berhamburan keluar rumah untuk melihat yang sebenarnya terjadi. “Waktu kejadian saya lagi nonton TV, tiba-tiba ada suara gemuruh seperti pecahan kaca. Setelah saya lihat keluar rumah, ternyata mobil truk sudah dalam posisi seperti itu,” tutur Pepan (27) warga sekitar lokasi kejadian. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar