
*)Aksi di Brebes Takluk di Widasari
WIDASARI—Nasib apes dialami Ruswantoro alias Tulus (27) warga Desa Randusari RT 06/02 Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Jateng, Kamis (22/1) sekitar pukul 16.30 diringkus polisi.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh Radar, Ruswantoro merupakan salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jawa Tengah terkait kasus pembunuhan pasangan suami istri Sugiantoro (65) dan Yuliyanti (60) warga Desa/Kecamatan Jatibarang Brebes. Keduanya keturunan chinese yang berprofesi sebagai pedagang kelontong. Awalnya, kasus ini terkuak pada Agustus lalu yang keduanya adalah korban perampokan dan pembunuhanDalam aksinya, Ruswantoro tidak sendirian melainkan bersama tiga rekannya. Namun ketiganya sudah berhasil diringkus polisi tidak lama setelh peristiwanya terjadi.
Sejak aksi yang dilakukannya, Ruswantoro memisahkan diri dari kawanannya dan menjadi buronan serta sempat memilih Banten dan Jakarta untuk menghindari kejaran petugas.
Upaya melarikan diri yang dilakukannya untuk dapat bebas dari jeratan hukum ternyata tetap sia-sia. Kabar keluarga istrinya yang berada di Desa Kasmaran Kecamatan Widasari Indramayu, memberitahukan bahwa istrinya yang dinikahi setahun lalu akan melahirkan anak pertamanya. Kontan saja, dengan perasaan senang akan menimang buah hatinya hasil pernikahan dengan Tarkini (19) diputuskannya untuk dapat menyambut kelahiran bayi yang diidam-idamkan.
Malang nian bagi si bayi, baru saja seminggu merasakan pelukan sang bapak, kehangatannya langsung sirna saat polisi datang menjemput Ruswantoro. Tersangka yang buron selama enam bulan tersebut, merupakan pelaku eksekusi pembunuhan kedua korbannya dan berhasil diringkus Satreskrim Polres Indramayu melalui Polsek Widasari yang berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Brebes.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka pelaku curas tersebut beberapa jam kemudian dari Mapolsek Widasari digelandang ke Mapolres Brebes. “Secara kebetulan saja tersangka sedang berada di wilayah hukum Polsek Widasari,” jelas Kapolsek Widasari AKP Bendi Ujianto. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar