*) Dikira emas didalam kotak, perampok bawa kabur rantang makanan.
INDRAMAYU-H Maman Badruzaman(32) warga Desa Lobener RT. 01/03 Kecamatan Jatibarang yang juga pengusaha salah satu toko emas di Jatibarang, Rabu(7/1) pukul 19.00 ditembak dua orang perampok. Kejadian tersebut terjadi sekitar 200 meter sebelum rumah korban. Namun beruntung, timah panas tersebut hanya mengenai betis kanannya, sehingga nyawa korban terselamatkan.
Kejadian tersebut berawal ketika H Maman Badruzaman bersama ke empat orang karyawati nya, Masmudah(18), Dian(18), Afiya(22) dan Soleha(20) pulang kerja dari arah Jatibarang menuju Lobener dengan mengendari mobil Kijang Merah dengan plat Nomor E 1707 AM. Ketika Korban melintas didepan PDAM Lobener dijalur perbatasan Lobener lor dan Lobener Kidul, mobil yang dikendarainya dihadang oleh dua orang kawanan perampok yang mengendarai Mio Biru. Dua orang perampok tersebut langsung menghampiri korban dengan menyuruh korban membuka kaca samping. Seketika itu juga, korban ditodong pistol dengan ancaman agar korban menyerahkan barang bawaannya yang ada di dalam mobil. Namun, korban menolak dan sempat menepis todongan tersebut yang membuat para perampok kesal. Perampok tersebut lalu membuka paksa pintu mobil dan menembakan timah panas tersebut ke arah betis korban.
“Mereka menembakan satu kali ke betis saya, lalu mereka membuka pintu belakang mobil dan mengambil barang bawaan yang ada,” ujar Maman sambil merintih saat ditanyai Radar.
Setelah para pelaku mengambil barang lalu kabur, namun saya sempat keluar mobil dan berterik dan kebetulan banyak warga yang menghampiri. Ketika warga hendak mengejar kawanan perampok tersebut juga sempat melepaskan kembali timah panas kearah warga yang mengejar, beruntung tembakan tersebut tidak mengenai para warga tersebut. Lalu korban ditolong warga untuk dilarikan ke rumah sakit agar menerima perawatan.
“Seketika itu saya tidak sadarkan diri, saat sadar sudah ada di RSUD Indramayu. Terus terang saya masih shok,” ucapnya.
Sementara, Soleha salah satu karyawati yang ada di dalam mobil saat kejadian tersebur berlangsung, mengatakan bahwa semuanya mengira motor yang tiba-tiba berhenti didepan mobil dikira tersenggol dan ingin meminta pertanggungjawaban. Namun salah kira, ketika berhenti ternyata perampok. Barang yang mereka ambil hanya sebuah rantang makanan yang dibungkus yang kemungkinan mereka kira emas. “Kedua perampok tersebut menggunakan kacamata dengan wajah dicadar dan membawa tas besar,” tegasnya.
Kejadian perampokan tersebut kasusnya saat ini langsung ditangani pihak kepolisian Indramayu. Hingga berita ini ditulis, korban masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. (alw/tar)
Sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar