*) Sekarat Terjepit Sopir Tewas Mengenaskan
WIDASARI—Kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura kembali terjadi dengan merenggut nyawa pengemudi bus yang tewas dalam kondisi mengenaskan sekitar pukul 02.00, Kamis (16/4) dini hari.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar di lokasi, peristiwanya bermula ketika PO Sinar Jaya nopol B 7567 XL dari arah Jakarta dengan tujuan Cilacap tersebut melaju di jalan lama Celeng Lohbener – Widasari. Ketika memasuki jalan raya Desa Ujung Pendok Widasari, bus yang konon dikabarkan sedang menyalip kendaraan lainnya mendadak kaca bagian depan bus yang dikemudikan A Hendra Kelana (42) asal Kampung Tambun RT 4/3 Kertasari Bekasi pecah terkena hantaman benda tumpul.
Kontan saja, kaca yang berhamburan tersebut mengenai muka sopir dan mengganggu pandangannya karena kedua matanya terkena serpihan pecahan kaca. Sang kenek yang berada di samping kiri sopir dengan dihantui kepanikan karena sopirnya lepas kemudi, berusaha mengambil alih kemudi agar bus tersebut tetap dapat dikendalikan.
Kenek yang mengaku bernama Wahyu Hidayat (29) warga Timbang RT 3/1 Desa Penambongan Purbalingga Jateng yang hendak berupaya mengambil alih kemudi tersebut, mendadak tercengang ketika dilihatnya dua pohon besar sudah berjarak sangat dekat. Mobil yang melawati bahu jalan sebelah kanan dan selokan tersebut, berhenti tanpa rem setelah menghantam dua pohon mangga berukuran besar hingga salah satunya tumbang. Sopir yang sekujur tubuhnya dipenuhi pecahan kaca tidak berdaya melawan besi dan baja mobil yang menghimpit tubuhnya. Korban yang dapat dievakuasi masih dalam keadaan sekarat segera dilarikan ke RSIZ Jatibarang.
Namun, takdir manusia siapa yang tahu, korban yang semula masih berteriak sakit di ruang UGD tersebut, beberapa saat kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dalam pertolongan tim medis.
Diungkapkan Wahyu, awal kejadiannya pada saat sedang menyalip kendaraan lainnya dari arah yang sama, mendadak dari arah berlawanan melaju sebuah sepeda motor. Dilihatnya motor tersebut memilih turun dari aspal, dan secepat kilat salah satu dari pengendara motor itu melemparkan batu ke arah sopir. “Saya melihat yang bonceng turun dari motor dan melemparkan batu, dan pecahan kaca mengenai mata sopir. Lalu mobil oleng ke kanan dan saya berusaha memegang kemudi, pengennya nginjak rem, tapi mobil sudah dekat dengan pohon dan saya hanya bisa pasrah,” tuturnya. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar