*) Tersebar Kabar KA Anjlok
WIDASARI—Diduga kehabisan pelumas pada salah satu roda gerbong, KA Cirebon Ekspres dengan nomor KA 92 jurusan Jakarta - Cirebon mengalami Aspan (As panas) melakukan pemberhentian darurat di KM 173+67, Senin (20/4) sekitar pukul 08.45 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar, ketika kereta yang membawa serta 4 gerbong kelas bisnis, 4 gerbong kelas eksekutif, 1 gerbong kereta makan (restorasi) dan gerbong pembangkit melintasi stasiun Telagasari di Kecamatan Lelea, oleh petugas stasiun setempat diketahui ada kepulan asap dari bagian bawah salah satu gerbong.
Oleh petugas tersebut, Masinis bernama Sutisna dengan asisten Diki dari Dipo KA Stasiun Cirebon langsung dihubungi lewat saluran telepon khusus agar segera melakukan pemberhentian darurat dan mengecek asal kepulan asap yang mencurigakan. Dan kereta berhasil berhenti darurat di KM 173+67 tepatnya di Desa Bunder Kecamatan Widasari, dan dapat diketahui kepulan asap tersebut berasal dari salah satu as roda gerbong kereta makan dengan kondisi as panas tanpa penutup dan tiga buah baut as sudah dalam keadaan terlepas.
Karena kondisi tersebut, gerbong kereta makan KM2-82503 yang terletak di belakang 4 gerbong kelas bisnis dan satu gerbong pembangkit, dilepas bersama 4 gerbong eksekutif. Dan untuk sementara waktu, 4 gerbong kelas bisnis dan kereta pembangkit.
Proses evakuasinya, setelah lomotif menarik 5 gerbong kelas bisnis dan pembangkit ke Stasiun Jatibarang, 4 gerbong kelas eksekutif mendapat giliran evakuasi ke tempat yang sama. Setelah memakan waktu beberapa lama untuk menyatukan kembali rangkaian gerbong di Stasiun Jatibarang tanpa menyertakan kereta makan, rangkaian Cireks KA 92 kembali melanjutkan perjalanan ke Cirebon sekitar pukul 11.09 WIB.
Sedangkan kereta makan yang mengalami kemacetan pada salah satu rodanya, masih berada di lokasi menunggu kereta teknisi guna perbaikan dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.30 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, jalur menuju Cirebon tertahan beberapa jam dan jalur menuju Jakarta antara Jatibarang – Telagasari difungsikan sementara untuk dua arah dengan pengaturan dari Stasiun Jatibarang. Dan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Kepala Stasiun Jatibarang Heru Hertadi membantah informasi yang mengabarkan terjadinya peristiwa kereta anjlok di wilayahnya. “Yang ada bukan kereta anjlok, tapi salah satu roda gerbong KM yang terdapat dalam rangkaian Cireks KA 92 mengalami Aspan,” jelasnya saat dikonfirmasi Radar, kemarin. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar