JATIBARANG—Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan Letnan Joni Jatibarang yang melibatkan angkutan umum jenis kopayu dengan sepeda motor, dua korban tewas mengenaskan tanpa identitas, Selasa (24/3).
Berdasarkan keterangan di lokasi, peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 07.30 tersebut bermula ketika motor Honda Vario nopol E 4084 VW warna pink yang melaju kencang dari arah Jatibarang menuju Pilangsari. Diduga, sepeda motor yang dikemudikan dengan kecepatan tinggi tersebut seketika dikejutkan oleh sebuah angkutan umum jenis angkot yang hendak menurunkan penumpang di depan SMP/SMK PUI Jatibarang. Karena motor yang sulit dikendalikan, oleh pengemudinya berusaha menghindari angkot dengan membanting stir ke arah kanan, tapi mendadak dari arah berlawanan muncul angkum jenis Kopayu nopol E 7794 K yang dikemudikan Daspan (57) warga Desa Lobener RT 17/4 Kecamatan Jatibarang.
Sempitnya ruang gerak dan kencangnya sepeda motor ternyata tidak dapat menyelamatkan kedua pengendara yang motornya dengan keras menghantam bagian muka Kopayu. Akibat hantaman keras itu, keduanya terpental bermandikan darah segar yang terus mengucur dari beberapa bagian tubuhnya.
Oleh petugas dan warga, keduanya segera dilarikan ke RSIZ Jatibarang yang berjarak sekitar 100 meter. Menurut sumber di TKP, pengendara sepeda motor yang tidak beridentitas tersebut seketika tewas di lokasi kejadian, yang dibonceng dalam keadaan sekarat yang juga tidak beridentitas juga tewas setelah beberapa saat mendapat pertolongan medis. Hanya saja, dari saku pengendara ditemukan uang sejumlah Rp10 ribu dan dari saku pembonceng Rp135 ribu dan satu buah karung bekas beras yang terdapat ceceran minyak goreng.
Kapolsek Jatibarang AKP Sumari SH saat dikonfirmasi Radar membenarkan telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua korban tidak beridentitas. “Kedua korban tidak ada satupun identitas yang memberikan kejelasan, tapi kami akan terus berupaya untuk mencari tahu domisilinya,” jelanya.
Upaya kepolisian pun dilakukan dengan menyebar plat nomor kendaran dan ciri-ciri sepeda motor maupun korbannya.
Sekitar pukul 14.00, informasi yang sudah menyebar tersebut diketahui salah satu keluarga korban yang langsung memberikan kejelasan identitas korban. Pengemudi sepeda motor diketahui bernama Sukinda (31) warga Desa Tugu Kidul Kecamatan Sliyeg dan yang dibonceng Yadi (16) asal Desa Gedangan Kecamatan Nglipar Yogyakarta. Yadi yang diketahui berprofesi sebagai pedagang kedai Lamongan, pagi itu mengajak Sukinda untuk menemaninya belanja bebek di Desa Wanasari Kecamatan Widasari. “Yadi satu lapak dengan saya, tadinya pamitan mau belanja bebek untuk keperluan dagang,” tutur Andri (21) asal Lamongan Jawa Timur saat ditemui Radar di lobi RS, kemarin. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar