*) Akui Beli 5 Botol Alkohol Murni di Apotik
JATIBARANG—Dua korban kritis akibat menenggak alcohol murni, Wawan (23) dan Wendi (20), Minggu (24/5) masih dalam pengawasan tim medis RSIZ Jatibarang di ruang perawatan Marwah.
Kondisi keduanya sudah mulai tampak berangsur membaik walupun masih sesekali mengeluhkan pandangan kabur dan sesak nafas atas pengaruh alkohol yang masih mengancam jiwa keduanya.
Dalam penuturan keduanya dengan posisi masih tidak berdaya oleh kuatnya pengaruh minuman racikan yang dibuatnya bersama-sama, mengakui jenis minuman yang merenggut nyawa rekannya yakni Buseri Alfatah (19) adalah jenis alkohol murni yang dibelinya secara bersamaan pula di sebuah apotik di Jatibarang.
Dalam pengakuan keduanya, alkohol yang dibeli sebanyak 5 botol dan saat dikonsumsi diracik dengan serbuk suplemen Kuku Bima yang perbandingannya satu botol alkohol dicampur dengan satu sachet serbuk suplemen tersebut. “Minumnya cuma bertiga saja,” kata Wawan saat ditanya Radar, kemarin di ruang perawatan.
Sebotol alcohol yang dapat diperoleh dengan harga murah meriah senilai Rp2500 perbotolnya itu, tampaknya menjadi alternative para pengonsumsi minuman keras yang sudah mulai kehilangan penjualnya. Padahal akibat yang ditimbulkan adalah malapetaka besar yang bisa merenggut nyawa peminumnya.
Sementara itu, menurut Wendi, bertemu dengan dua teman di sebuah jalan di desanya yang kemudian berbuntut sepakat mengadakan pesta kecilan sambil nongkrong di salah satu jembatan yang tidak jauh dari rumah tiga korban tersebut.
Untuk menambah kenikmatan racikan yang dibuat, maka ditambah beberapa butir es batu dalam setiap racikan yang akan dikonsumsi pada malam Jum’at Kliwon itu. “Pake es batu biar enak, habis minum ya cuma mabok aja kaya minum-minuman beralkohol lainnya,” jawabnya.
Yang mengejutkan pihak keluarga yang saat itu menunggui di sekeliling pelbet tempatnya berbaring, dirinya mengaku sudah kesulitan untuk memperoleh minuman keras. “Belinya uang hasil patungan bertiga,” ungkapnya.
Sementara itu, tim medis RSIZ Jatibarang menerangkan kondisi kedua pasiennya yang terintoxicasi alcohol tersebut sudah dalam kondisi kooperatif. “Keduanya sudah mulai membaik, untuk jenis minuman yang dikonsumsinya kami tidak mengetahui secara pasti. Hanya saja dari keterangan yang kami peroleh, 3 pasien yang satu diantaranya tidak dapat diselamatkan katanya mengkonsumsi alkohol yang diracik dengan suplemen,” jelas dr Nurdin saat dikonfirmasi Radar, kemarin. (tar)
sumber : Radar Cirebon - Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar