WIDASARI—Laporan warga yang merasa resah dengan keberadaan preman jalanan, terus diterima pihak kepolisian untuk dilakukan upaya penindakan dan dapat menciptakan situasi aman dan tertib.
Tidak terkecuali di wilayah hukum Polsek Widasari, sejumlah preman jalanan yang kerap mengganggu ketertiban umum dengan cara meminta-minta secara paksa digulung dan menjalani pemeriksaan. Tidak hanya calo angkutan umum, beberapa pengamen jalanan berpenampilan punker pun turut digiring.
Selain sebagai pelayanan publik dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, kepolisian juga berupaya meminimalisir bahkan menekan tingkat kriminalitas. “Dengan adanya laporan warga yang memberitahukan adanya tindakan yang mengganggu kamtibmas, maka polisi akan segera melayani guna menciptakan kondusifitas dan mencegah kemungkinan terjadinya akibat yang lebih buruk lagi,” jelas Kapolres Indramayu AKBP Drs H Mashudi melalui Kapolsek Widasari AKP Bendi Ujianto kepada Radar, Jum’at (1/5).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam upaya cipta kondisi yang dilakukan dengan meningkatkan layanan kepolisian terhadap masyarakat dalam bentuk quick respon secara cepat dan tanggap terhadap permasalahan masyarakat. Rangkaian selanjutnya yakni zero complain yang melaksanakan upaya meminimalisir keluhan masyarakat terhadap kinerja Polri.
“Dan dengan tersebarnya nomor-nomor telepon petugas, masyarakat bisa langsung menghubungi petugas polisi terdekat apabila ada kejahatan berkeliaran di jalanan dan lingkungan masyarakat. Tinggal SMS atau telepon, petugas akan segera melakukan langkah-langkah dan memaksimalkan untuk melibas pelaku tindak kriminal,” tegasnya. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar