*) Satu lainnya telan dekstro hingga sekarat
JATIBARANG—Andres (18) asal Gang H Amin RT 01/01 Desa Kerticala Kecamatan Tukdana, kritis setelah diduga mengkonsumsi minuman beralkohol yang dicampur bahan lainnya, Minggu (31/5) dini hari.
Dari keterangan yang dihimpun Radar, korban yang masih duduk sebagai pelajar sebuah SMU di Jatibarang ini ditemukan keluarganya di sebuah pos ronda yang terletak tidak jauh dari rumahnya sekitar pukul 02.00 WIB. Ketika itu, kondisi korban sudah tidak sadarkan diri dan sudah tampak pucat dengan kesulitan bernafas.
Diperoleh informasi oleh keluarganya, korban yang bermalam mingguan bersama teman-temannya dengan bermain musik di sebuah pos ronda itu dibarengi dengan berpesta minuman keras jenis anggur kolesom cap orang tua yang diperkirakan dicampur dengan zat berbahaya lainnya.
Dalam kondisi yang sangat kritis itu, oleh keluarga segera dilarikan ke RSIZ Jatibarang guna pertolongan intensif agar dapat diselamatkan dari maut yang mengancam jiwa bocah yang konon anak tunggal ini. “Waktu ditemukan mulutnya bau anggur, malam mingguannya dengan banyak teman tapi katanya tidak ada yang mengetahui,” tutur kerabat korban yang mengaku bibinya.
Diungkapkan tim medis RSIZ Jatibarang, korban intoxicasi alcohol saat tiba di RS sudah dalam kondisi yang sangat sulit untuk tertolong. “Pasien sempat apneau (henti nafas) dan kami segera melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) untuk memompa kerja jantung dan paru,“ jelas dr Tanti Darmawanti saat dikonfirmasi Radar, kemarin.
Sekitar pukul 07.30 menyusul Wanta (18) asal Desa Sukaperna RT 13/05 Kecamatan Tukdana mengisi ruang UGD setelah sekira dua jam korban Andres dirujuk ke RS Mitra Plumbon Cirebon.
Korban kali ini, dikabarkan over dosis setelah mengkonsumsi obat jenis dekstro yang ditelan dengan zat berbahaya lainnya. “Minumnya pasti banyak, dan orang tuanya sudah masa bodoh,” kata pria yang mengaku paman korban. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar