WIDASARI—Gegernya kabar daun salam yang dapat berjalan tanpa bantuan magnet atau lainnya, tersebar luas dengan menimbulkan suasana yang berbeda dengan sebelumnya di lokasi kediaman pemilik daunnya.
Pasalnya, kabar yang tersiar menyiratkan rasa penasaran warga dari desa bahkan kecamatan lainnya untuk melihat langsung keanehan yang terjadi pada daun ajaib yang dimiliki Jueriyah (64) warga Blok II Desa/Kecamatan Widasari tersebut.
Sejumlah pedagang makanan seperti mi ayam, bakso dan lainnya biasanya berjualan dengan cara berkeliling memanfaatkan tumpahan warga yang datang berkunjung.
Bahkan, beberapa rumah warga yang memiliki pekarangan cukup luas menjadi sasaran pengunjung untuk memarkir kendaraan jenis sepeda motor, becak dan sepeda. Sedangkan untuk pengunjung yang menggunakan mobil harus memarkir kendaraannya di jalan raya Widasari – Jatibarang, dan harus menempuh perjalanan sejauh sekitar 200 meter ke lokasi tersebut.
Tak ayal, suasana desa mendadak ramai dikunjungi warga yang juga ingin meminta air yang sudah dicelupkan daun ajaib dengan alasan sebagai alternative dalam mencari kesembuhan penyakit, jalan rejeki hingga mencari jodoh.
Salah satu pengunjung yakni Unani (37) warga Desa Leuwigede Kecamatan Widasari, sedikitnya membawa pulang lima botol air menggunakan kemasan air mineral. Dengan tingkat kepercayaan pada sugesti air mujarab seperti halnya fenomena air batu petir Ponari asal Jombang, dirinya berusaha untuk mendapatkan air tersebut dengan harapan sekeluarganya diberikan kesembuhan selama-lamanya. “Keluarga sih ga ada yang sakit, tapi mudah-mudahan dengan air ini dapat menjauhkan segala macam penyakit dari keluarga saya,” tuturnya saat ditanya Radar, kemarin usai mendapatka air yang diharapkan.
Hal senada disampaikan Vetri (40) dan Yuli (38) warga Gang Jaya Desa/Kecamatan Jatibarang yang setelah mendapatkan kabar adanya daun ajaib langsung mendatangi lokasi yang tersiar dengan cepat. “Harapannya dengan meminum atau menggunakannya untuk campuran air mandi, dapat memberikan kesehatan tubuh,” kata keduanya.
Sementara itu, beberapa pengunjung yang namanya enggan disebutkan, sangat berharap dapat memberikan manfaat dan berguna dalam mencari jodoh dan rejeki. “Mudah-mudahan cepat dapat jodoh dan banyak rejeki,” tukasnya sambil tersenyum simpul.
Sedangkan pemilik daun salam, Jueriyah (64), dengan terus berdatangannya pengunjung merupakan sebuah berkah dan rejeki. Pasalnya, sangat sulit sekali pengunjung yang datang dan meminta air tidak memberikan sejumlah uang ke dalam toples yang telah disediakan. Alhasil rejeki berlimpah datang dengan sendirinya walaupun nenek penjual sayur keliling itu terus disibukkan dengan melayani para tamunya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi yang menyebutkan adanya pengunjung yang sudah memperoleh kesembuhan atas penyakit yang diderita, rejeki nomplok mendadak ataupun dengan cepat mendapatkan jodoh yang diidam-idamkan. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar