*) Anaknya dalam kondisi kritis dengan luka serius
KERTASEMAYA—Naas bagi pasutri asal Desa Tenajar Kidul RT 16/04 Kecamatan Kertasemaya, Jajang Sutrisna (45) dan Sanati (39) seketika meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan di jalur pantura Kertasemaya, Senin (25/5) sekitar pukul 15.15 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar di lokasi kejadian, peristiwa tersebut bermula ketika Jajang bersama istri dan anaknya Gilang Ramadan (4) dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nopol E 6332 SD melaju dari arah kediamannya menuju jalur pantura setempat. Saat memasuki jalur dengan posisi kendaraan menuju arah Cirebon, mendadak dihantam dengan keras oleh sebuah mobil yang melaju kencang dari arah belakang.
Kontan saja, pasutri beserta seorang anak yang masih balita tersebut terlempar dan diperkirakan dilindas roda mobil yang semula menabraknya. Entah karena korban yang sebelumnya tidak melihat situasi di belakangnya atau disebabkan sopir mobil yang ugal-ugalan, tapi dugaan sementara korban saat mengendarai sepeda motornya hendak mengambil lajur kanan yang tujuannya memutar arah dengan jarak kendaraan yang ada dibelakangnya sangat dekat dan tidak memungkinkan sang sopir menginjak pedal remnya.
Namun, di lokasi tampak sebuah mobil box colt diesel Mitsubishi warna kuning nopol B 9418 EI yang terjerembab di sebuah selokan dan menghantam pagar water pump milik Pertamina yang posisinya di sisi jalur arah menuju Jakarta.
Menurut pengakuan pengemudinya, Tohir (40) warga Desa Sindang Laut Kabupaten Cirebon, ketiga korban bersama sepeda motornya yang terkapar di tengah jalan tidak ditabrak maupun dilindas oleh mobil yang dikendarainya. Hanya saja, mobilnya yang ketika itu berada di belakang sebuah truk bermuatan berat, berusaha menghindari tubuh-tubuh korban hingga melewati median jalan dan terhenti setelah menabrak pagar dan tiang besi besar bangunan waterpump tersebut dan lolos dari tabrakan dengan mobil yang melaju dari arah Cirebon. “Yang nabrak bukan saya, bisanya mobil saya sampai banting setir ke kanan karena menghindari para korban yang ditabrak mobil di depan saya,” akunya saat ditanya Radar, kemarin di Mapolsek Kertasemaya.
Sementara itu, ketiga korban kecelakaan maut yang langsung mendapat pertolongan warga segera dilarikan ke Puskesmas Kertasemaya. Sayangnya, Sanati sudah dalam kondisi tewas di lokasi dan menyusul kemudian Jajang beberapa saat setelah berada di puskesmas setempat.
Kondisi sekarat Gilang yang masih terdapat tanda-tanda kehidupan, dari puskesmas dengan segera dirujuk ke RSIZ Jatibarang. Kondisi Gilang saat itu mengalami tidak sadarkan diri dengan luka robek di bagian belakang kepala, pendarahan di telinga dan parahnya lagi bentuk kepalanya sudah tidak simetris.
Kapolres Indramayu AKBP Drs H Mashudi melalui Kapolsek Kertasemaya AKP Mashudi SH saat dikonfirmasi Radar, membenarkan telah terjadi peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri dan satu anak balita yang kondisinya sangat kritis. “Dua korban tewas diketahui pasangan suami istri dan satu korban lainnya merupakan anak korban yang sekarang dalam pertolongan medis di RSIZ Jatibarang,” jelasnya. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar