INDRAMAYU—Gara-gara jualan cireng (gorengan) dan lontong, Raskim (60) warga Blok Karangasem Desa Sukadana Kecamatan Tukdana menderita luka serius di bagian kepala hingga mendapat penanganan tim medis dengan beberapa jahitan pada lukanya.
Diceritakannya, Kamis (7/5) malam dibawanya dagangan tersebut untuk dijual di lokasi perjudian yang bertempat disuatu pekarangan warga tidak jauh dari rumahnya. Di lokasi, belasan penjudi tengah asik menebak dan memutar uang taruhan dengan harapan gambar yang dipasanginya akan sama dengan gambar yang ada pada dadu sang bandar kuclak.
Sekitar pukul 22.00, tanpa diketahui para penjudinya mendadak lokasi perjudian tersebut digerebek sejumlah petugas kepolisian. Entah tertabrak penjudi yang sekarat hendak melarikan diri dari sergapan petugas atau terjatuh dan menghantam sebuah benda keras, pria yang sudah uzur itu seketika bermandikan darah segar yang mengucur deras dari kepalanya.
Tanpa memikirkan keberadaan dagangannya, kondisi tubuh yang sudah renta tak kuasa menahan turunnya stamina akibat pendarahaan hebat dikepalanya. Berhasil dilarikan warga menggunakan sepeda motor, korban akhirnya terbaring di ruang UGD RSIZ Jatibarang.
Diakuinya, pada saat itu terjadi penggerebekan aparat kepolisian terhadap para penjudi kuclak yang keberadaannya meresahkan dan mengganggu kamtibmas tersebut, dirinya memang sedang berada di lokasi perjudian hingga terjadi musibah yang dideritanya. “Saya ga tau kenapa sampai terluka, yang saya ingat waktu ada penggerebekan pemain judinya berebut lari dan saya jatuh. Petugasnya banyak mas,” tuturnya saat ditanya Radar, kemarin.
Korban menderita luka di bagian kepala dengan jahitan luka sebanyak 2 jahitan di dalam dan 6 jahitan di luar. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar