*) Diduga diperkosa sebelum tewas dianiaya
WIDASARI—Warga Blok Pintu Air R6 Desa Ujungaris Kecamatan Widasari dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh manusia yang mengambang di saluran irigasi, Kamis (23/4) sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut warga, di lokasi di temukannya mayat tersebut sejak pagi tidak terlihat ada benda yang mengambang dan mencurigakan. Diperkirakan banyak orang, saat itu kondisi tubuh tersebut dipastikan masih berada di dalam air. “Waktu jam tujuh saya lewat ga ada apa-apa,” kata seorang warga berkomentar.
Ketika ditemukan, yang tampak dipermukaan air oleh warga yakni pantat korban yang terlihat memakai celana berwarna hitam. Penasaran sejumlah warga yang memberitahukannya kepada petugas mantri air setempat, dan diangkatnya tubuh korban dengan segera melaporkannya ke petugas kepolisian.
Petugas Polsek Widasari yang dengan cepat tiba di lokasi disusul beberapa saat kemudian tim olah TKP dan Identifikasi Polres Indramayu. Dari tubuh korban ditemukan beberapa kejanggalan yang diduga akibat perlakuan kasar sebelum tewas, salah satu gigi bagian atas tampak patah, mata kiri memar, telinga kiri ada bekas gigitan dan dari mata serta mulut terus mengalir darah segar.
Tidak ditemukannya identitas, membuat petugas kesulitan untuk dapat mengidentifikasi korban. Hanya saja dapat diketahui ciri-ciri korban tinggi badan sekitar 150 sentimeter, bertubuh kurus, berambut lurus pendek, celana ketat hitam, kaos putih dibalut warna hitam di luarnya, celana dalam warna hitam motif bunga, gelang tasbih kecil di tangan kiri, kalung warna silver dan dilehernya terbalut syal warna hitam.
Dugaan kuat, korban sebelumnya diperkosa pelaku dan dianiaya pelakunya lalu dibuang ke saluran irigasi untuk menghilangkan jejaknya. Dan di sekitar lokasi, ditemukan bercak darah dengan bekas tertindih kepala di atas rumput bahu jalan, dan rumput di badan jalan tersebut membuat garis lurus ke arah saluran irigasi di bawahnya yang diperkirakan korban diseret untuk ditenggelamkan. Bahkan dua pasang sandal jepit pun turut diamankan petugas dari lokasi.
“Sejauh ini kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan, dan bagi warga yang mengenali dapat menghubungi kami,” ujar Kapolsek Widasari AKP Bendi Ujianto, kemarin. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar