INDRAMAYU—Dua kecelakaan dalam beberapa jam di dua lokasi berbeda, merenggut nyawa dua pengendara sepeda motor dengan kondisi kepala tidak dapat dikenali, Sabtu (6/6).
Peristiwa pertama terjadi di jalur pantura Widasari, sekitar pukul 14.15 jalur dari arah Jakarta menuju Cirebon mendadak mengalami kemacetan. Usut punya usut, berjarak sekitar 200 meter dari simpang tiga Widasari terdapat kerumunan warga di tengah jalan.
Di lokasi tersebut, ternyata ada dua tubuh korban bersimbah darah dengan sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol E 5217 RD dalam keadaan rusak berat. Satu korban yang kondisinya hampir tidak dapat dikenali dengan tidak ditemukannya identitas, mengalami luka parah dan bagian kepala tampak gepeng yang belakangan diketahui bernama Ade Purwanto (17) warga Desa Lajer RT 5/3 Kecamatan Tukdana. Kedua korban yang segera dievakuasi guna menghindari kemacetan jalur, oleh warga segera dilarikan ke RSIZ Jatibarang.
Namun, upaya penyelamatan warga ternyata sia-sia belaka, karena Ade Purwanto sudah dalam keadaan meninggal di lokasi kejadian dan korban kritis yang dikabarkan pengemudi sepeda motor, Sanudin (19) warga Gang Mawar Desa Wanasari Kecamatan Bangodua dalam kondisi kritis terluka parah.
Menurut keterangan di lokasi kejadian, sepeda motor naas yang ditunggangi kedua korban diduga terlebih dulu ditabrak sebuah kendaraan jenis sedan. Dan kerasnya hantaman mengakibatkan kedua korban beserta kendaraannya terlempar puluhan meter yang berakhir di kolong truk gandengan Nissan nopol B 9296 SU yang dikemudikan Boyong (31) warga Desa Ringinanom RT 1/1 Kota Kediri. “Pas saya keluar dari rumah, tiba-tiba ada sepeda motor dan dua orang seperti terlempar di aspal yang posisinya saling terpisah,” kata seorang warga.
Sementara itu, pengemudi truk gandengnya saat terjadinya peristiwa tersebut sama sekali tidak melihat ada sepeda motor di depannya, hanya saja sebuah kendaraan lain yang melaju di sisi kirinya. “Waduh mas, saya kagetnya waktu ada suara benturan keras. Saya kira sedan yang nyalip saya nyenggol pantat gandengan, tapi kenek saya bilang bukan sedan yang nyenggol tapi ada motor dan orang yang terlindas,” tuturnya Boyong kepada Radar, kemarin di TKP.
Kecelakaan maut yang merenggut nyawa pengendara motor itu, kasusnya dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Indramayu.
Belum lebih dari tiga jam, sekitar pukul 16.30 dua pemuda pengendara motor dikabarkan mengalami kecelakaan maut tanpa lawan di jalan raya Krangkeng. Diperoleh informasi, entah karena tidak mampu mengendalikan sepeda motor atau karena sebab lain, sepeda motor yang dikendarai dua korban menabrak sebuah jembatan di Desa Srengseng Kecamatan Krangkeng. Abdul Basit (24) dengan luka parah bagian isi kepala terburai sekejap tewas di TKP, dan Nurul Alam (19) masih belum sadarkan diri dengan status kritis di ruang UGD RSIZ Jatibarang. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar