WIDASARI—Manuver dalam akselerasi tinggi yang dilakukan Lasmin (41) warga Desa Kalangan RT 3/5 Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, saat mengemudikan kendaraannya tampaknya luput dari perhitungan pasti.
Pasalnya, truk Mitsubishi nopol B 9841 QV yang mengangkut ribuan butir telor dari daerahnya yang akan dikirim ke Jakarta, mengalami kecelakaan di jalur pantura Widasari Indramayu, Kamis (4/6) sekitar pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, truk naan tersebut mendadak keluar jalur dan melaju di bahu jalan yang kondisinya berlubang lebar dan dalam. Seketika dengan sangat keras menghantam bagian belakang sebuah truk colt diesel yang sedang parkir.
Karuan saja, akibat hantaman keras dan kedalaman lubang bahu jalan, truk pengangkut telor dengan kerusakan parah di bagian depan terguling dan menumpahkan seluruh isi muatan yang diangkutnya.
Lasmin dan keneknya yang masih satu kampung, Sudarman (35), tak kuasa menahan sakit karena tergencet dasbor. Oleh warga setempat, dua korban yang sama sekali tidak dapat menggerakkan tubuhnya, dengan peralatan seadanya bisa dievakuasi dan dilarikan ke RSIZ Jatibarang.
Pengakuan sang sopir, ketika memasuki pantura Desa Bangkaloa mobil yang dikendarainya akan menyalip truk tronton dari lajur kiri. Saat pedal gas sudah diinjak setelah memasukkan gigi perseneling itulah mendadak dikejutkan oleh kendaraan jenis APV yang memutar arah ke jalur Cirebon menuju Jakarta di depan SPBU Bangkaloa.
Karena tidak menghendaki adanya peristiwa tabrakan yang lebih parah, spontanitas diambilnya inisiatif untuk membanting setang kemudi ke arah kiri hingga melaju di bahu jalan. Tapi, laju kendarannya yang diperhitungkan sebelumnya dapat menghindar dengan selamat, dirinya mengaku terperanjat saat roda mobilnya terjebak lubang bahu jalan yang akhirnya mobilnya tidak dapat dikendalikan dan langsung menabrak bagian belakang kendaran yang sedang parkir hingga terguling.
Dalam sekejap itu pula, mobil yang ditabraknya dari belakang langsung lenyap entah kemana, begitupun dengan kendaraan yang membuatnya celaka. “Situasi jalan tidak begitu ramai, waktu saya mau nyalip dari sebelah kiri pandangan saya tertutup mobil berukuran besar. Tiba-tiba nongol APV yang memutar arah dari jalur Jakarta ke Cirebon. Pengennya sih menghindari adanya korban, tapi saya dan kenek tetap kena musibah,” tuturnya kepada Radar, kemarin di ruang UGD RSIZ Jatibarang.
Hasil pemeriksaan tim medis, akibat kejadian itu Lasmin menderita luka di bagian muka dan kaki kiri. Sedangkan Sudarman mengalami patah tulang di betis kaki kanan dan luka di betis kiri. (tar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar