BANGODUA—Turunnya hujan lebat yang disertai angin kencang, Senin (9/3) mengakibatkan para pengendara mengurangi kecepatan laju kendaraan yang dikemudikannya. Akibat lain yang ditimbulkan yakni sejumlah pohon tumbang dan menghamburkan atap sejumlah rumah.
Pantauan Radar, ketika hujan yang disertai angin kencang melanda, ruas jalan lintas provinsi yang menghubungkan Widasari Indramayu dengan wilayah Majalengka mendadak terputus dan terjadi kemacetan panjang dari kedua arah. Saat ditelusuri, sebuah pohon asam berukuran besar tampak tumbang melintang ditengah jalan di Blok Barat Desa Tegalgirang Kecamatan Bangodua.
Barisan truk dan mobil pribadi serta sejumlah sepeda motor menumpuk di jalur tersebut, kebanyakan dari kendaraan yang melintas adalah kendaraan berplat luar daerah.
Menurut warga setempat, kejadian tersebut baru terjadi pertama kalinya dan turunnya hujan berangin ketika itu sama sekali tidak disangka sebelumnya akan menimbulkan hal demikian. “Robohnya pas hujan gede dan anginnya kencang,” tutur Karnadi (20) saat ditanya Radar di lokasi.
Minimnya fasilitas membuat warga bersama-sama berusaha memindahkan pohon tersebut dengan peralatan seadanya, dan jalur kembali normal dengan disingkirkannya batang pohon oleh warga sekitar 4 jam dengan jumlah tumpukan kendaraan hingga mencapai panjang 5 kilometer.
Bahkan sebelum proses evakuasi pohon selesai, sebagian pengendara dari dua jalur memilih putar arah. Dan beruntungnya, ketika pohon tumbang tidak ada kendaraan yang melintas dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja beberapa rumah warga di sekitar lokasi, sebagian atap genting turut terhempas kencangnya angin. (tar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar