

WIDASARI—Nyawa pengendara sepeda motor kembali melayang sia-sia di jalur pantura wilayah timur Indramayu. Satu korbannya tewas dengan tubuh terlindas truk gandeng, Senin (22/6) malam sekitar pukul 21.30 di jalur lingkar pantura Widasari.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, insiden maut yang merenggut satu nyawa itu bermula ketika sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter nopol E 2867 RB yang dikemudikan Suhendra (25) warga Blok Karangbaru Desa/Kecamatan Widasari yang membonceng Warid (21) warga Blok Kesesih Desa Ujungjaya Widasari, melaju ke arah Jakarta dan menyalip sebuah truk gandengan.
Naasnya, pada saat menyalip tersebut diduga pengemudi motornya tidak jelas melihat tanda tempat yang ditujunya karena jalur tersebut belum dilengkapi penerangan jalan umum. Setelah berhasil menyalip kemudian mendadak melakukan pemberhentian supaya tidak melewati tempat yang akan ditujunya. Tampaknya pengereman yang dilakukan korban di aspalan hanya berjarak beberapa meter dan sangat mendadak, membuat pengemudi truk gandengnya sulit untuk menghindar.
Akibatnya, truk berhasil dikendalikan pengemudinya dengan membanting kemudi ke arah kanan, tapi gandengannya tepat mengenai pantat sepeda motor yang langsung menghamburkan kedua korban terpisah dari sepeda motornya. Dan dalam hitungan beberapa detik saja ban gandengan bagian belakang menggilas tubuh Suhendra dan melukai Warid.
Warid yang diketahui berprofesi sebagai kernet truk beras di wilayah Widasari itu, dalam kondisi luka berat dilarikan warga ke RSIZ Jatibarang. Dan tubuh Suhendra yang digilas tepat di bagian pinggulnya, butuh waktu untuk mengevakuasinya. Karena luka beratnya menghancurkan tulang belakang dan pinggul, bahkan isi perutnya tidak dapat dibendung lapisan kulitnya hingga terburai.
Peristiwa maut yang terjadi di jalur pantura Blok Kesesih itu beruntungnya diketahui sejumlah warga dan sempat mencatat plat nomor kendaraan yang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. “Motor dan mobil sama-sama dari arah Widasari, tapi motornya habis nyalip langsung ngerem dan ditabrak dari belakang dan truknya kabur,” kata Ernanto (43) saat ditanya Radar, kemarin di TKP.
Dalam suasana panik tersebut, salah satu warga dengan segera melaporkannya ke Mapolsek setempat. Dan upaya kepolisian dilakukan dengan menyisir jalur arah ke Jakarta, dan tidak lama kemudian mendapatkan informasi keberadaan truk gandengan nopol K 1954 AD di sebuah kantong parkir truk di kawasan Lohbener. “Data yang diperoleh dari warga langsung disebarkan ke semua jajaran dan dilakukan penyebaran petugas, dan truknya berhasil ditemukan setelah pengemudinya melakukan upaya menghilangkan jejak mengambil jalur arah ke Cirebon setelah melewati simpang Lohbener,” jelas Kapolsek Widasari AKP Bendi Ujianto kepada Radar. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar