*) Korban selamat didatangi mahluk halus
LOHBENER—Satu dari tiga pelajar SMPN 1 Lelea yang terseret arus sungai Cimanuk, Sabtu (7/2) sekitar pukul 16.00 hingga Minggu (8/2) di Desa Bojongslawi Kecamatan Lohbener masih belum ditemukan. Upaya pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir sepanjang aliran sungai hingga ke bendung karet Bangkir.
Pantauan Radar, pencarian tubuh korban Rudiwan (15) pelajar kelas IX yang terseret arus di kegelapan malam, warga para sukarelawan hanya mengandalkan alat seadanya dengan menggunakan dua buah perahu pengangkut pasir yang penerangannya menggunakan lampu senter dan beberapa petromak.
Dari mengikuti arus hingga melawan arus, pencarian saat malam tersebut tidak membuahkan hasil. Bahkan, pengerahan paranormal dan sejumlah sesaji menjadi salah satu ikhtiar yag dilakukan untuk mendapatkan petunjuk agar korban segera ditemukan.
Dituturkan korban selamat, Doni Setiawan (15), peristiwa tersebut bermula ketika sebanyak delapan pelajar yang masih satu sekolah itu duduk-duduk di atas sebuah paku alam (baro) dengan jarak dari bantaran sungai sekitar 8 meter. Ketika itu, dasi milik Doni dipinjam Rudiwan untuk sekedar dipegang-pegang, dan kencangnya tiupan angin mengakibatkan dasi tersebut lepas dari genggaman tangan dan jatuh ke sungai. Dibenak Doni, karena dasi miliknya sudah jatuh maka tidak ada niatan untuk mengambilnya kembali.
Namun, beberapa saat kemudian Rudiwan dengan menyentuh tubuh Doni dengan tangan memintanya untuk segera diambil. Dengan sentuhan yang hanya sedikit saja, seketika tubuh Doni terhempas jatuh ke sungai. Sempat tenggelam dengan kedalaman sekitar lima meter, diakuinya air sungai terasa sangat dingin.
Beberapa saat kemudian, Doni berhasil muncul ke permukaan dan dilihatnya tubuh Rudiwan sedang meluncur ke arah bawah yang hampir mengenai tubuh Doni. Sekuat tenaga Doni pun berusaha untuk segera ke tepian. Dan bersamaan dengan itu, seorang temannya yang masih berada di atas, Wisnu (14) kelas VIII, melihat Rudiwan sudah kehabisan tenaga dan nafas.
Tidak banyak pikir, Wisnu pun langsung terjun ke sungai untuk dapat menolong Rudiwan. Berhasil meraih tangan, Wisnu berupaya menariknya ke pinggir. Tanpa disengaja, genggaman tangan keduanya renggang dan terlepas dan korban berhasil meraih salah satu kaki Wisnu. Malangnya, korban tidak berhasil memegang erat kaki Wisnu dan sejak saat itu tubuhnya tenggelam terseret derasnya arus sungai. “Pas saya keluar dari air, saya melihat tubuh Rudi sedang meluncur ke bawah. Saya menghindar takut kena,” tutur Doni yang sempat didatangi sesosok mahluk halus sekitar pukul 19.00.
Mitos atau halusinasi Doni? Tapi benar dialaminya didatangi sesosok tubuh besar hitam berwajah manusia, tapi saat membalikkan badan memiliki ekor layaknya seekor buaya dan meminta kepada Doni untuk memberikan tapai sebagai sarat. “Yang datang tinggi besar hitam, wujudnya manusia tapi berekor, ga lama saya lihat Rudi ada di dalam penjara yang gelap” ungkapnya.
Hingga berita ini ditulis, upaya pencarian yang masih terus dilakukan dan terfokus di sekitar lokasi jatuhnya korban. Karena menurut beberapa sumber menyebutkan, bahwa disekitar lokasi terdapat sebuah lubang di dalam air yang berpenghuni. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar