JATIBARANG—Pengguna jalan yang melintasi jalur pantura dituntut untuk waspada terhadap kondisi jalan yang kian memprihatinkan. Jika tidak, akibatnya tidak tanggung-tanggung, dari lecet bahkan mengalami kehilangan nyawa untuk selamanya.
Salah satunya Indra Wijaya (23), pengemudi sepeda motor Suzuki Smash nopol B 6997 PDM asal Desa Pepedan Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes ini, Sabtu (18/4) sekitar pukul 12.00 terjebak lubang jalan dan terlempar hingga belasan meter.
Berdasarkan keterangan di lokasi, saat itu Indra yang sedang melakukan perjalanan menuju Jakarta, ketika sedang melaju kencang di jalur pantura Blok Kempluk Desa Pilangsari Kecamatan Jatibarang Indramayu mendadak dikejutkan oleh sebuah angkutan umum yang melakukan pemberhentian mendadak.
Kontan saja, memilih selamat dengan berupaya mengambil jalur kanan arah Jakarta , dan saat kembali mengambil jalur kiri ban motor bagian depannya terperosok ke dalam lubang berbentuk memanjang. Karuan saja motor sangat sulit untuk dikendalikan seperti layaknya kuda liar yang hendak di karantina.
Si pengemudi yang begitu saja terlempar dari jok motor, tak berdaya dengan hantaman jalur yang terbuat dari bahan semen cor tersebut. Ternyata lubang tersebut sering menjebak pengguna jalan, di lokasi tersebut tampak tambalan dengan menggunakan aspal yang sangat tidak sempurna.
Kondisi korban berdarah-darah dan kendaraan yang rusak, beberapa saat kemudian dievakuasi warga ke bahu jalan untuk menghindari kendaraan lain yang padat melintas. “Kondisi jalan yang seperti ini seharusnya dengan cepat mendapat perhatian serius pihak terkait, dan seharusnya juga pihak terkait cepat tanggap jangan menunggu korban banyak dulu baru dilakukan perbaikan,” keluh warga setempat Bambang (27) kepada Radar, kemarin.
Diharapkan warga, seharusnya perbaikan jalan yang dilakukan jangan hanya dipandang sebagai proyek semata untuk mencari keuntungan, tapi dipikirkan juga keselamatan pengguna jalan yang sangat mengharapkan adanya fasilitas umum layak dan memberikan kenyamanan serta keamanan. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar