
Tabrakan Beruntun Sopir Tergencet 5 Jam
JATIBARANG—Tragedi kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur pantura desa Pilangsari Jatibarang, Rabu (27/8) dini hari sekitar pukul 02.00 wib.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar di lokasi, tabrakan beruntun yang terjadi melibatkan tiga kendaraan yang salah satunya melarikan diri. Dua diantaranya, bus PO Sindoro Satriamas nopol H 1537 AG dan bus PO Gajah Mulia Sejahtera (GMS) nopol AD 1548 BG.
Beberapa sumber mengatakan, awal terjadinya peristiwa tersebut saat bus Sindoro Satriamas yang dikemudikan Sri Haryanto (40) warga Salatiga Jawa Tengah akan menyalip dari sebelah kiri sebuah kendaraan jenis truk gandengan, namun tidak diketahui penyebabnya truk tersebut secara mendadak melakukan pengereman dengan posisi masih berada di tengah jalur serta tidak dilengkapi lampu kendaraan di bagian belakangnya. Sehingga usaha Sri untuk membuang kemudinya kearah kiri masih tetap tidak membuahkan hasil, yang akhirnya bagian depan bus tersebut menabrak keras bagian belakang truk.
Tidak hanya itu, ternyata berada dibelakangnya sebuah bus GMS yang juga kontan kaget karena kendaraan yang berada di depannya langsung menghalangi jalur. Kedua bus dengan tujuan Jakarta tersebut mengalami kerusakan dibagian depan dan belakangnya.
Pantauan Radar, di sekitar TKP tampak berserakan batubara yang diduga barang muatan yang diangkut truk gandengan yang melarikan diri dari TKP.
Polisi bersama warga pun berupaya untuk dapat mengeluarkan Sri dari himpitan dasbor mobil yang menggencet tubuhnya. Karena peralatan yang ada sangat terbatas, korban sangat sulit untuk dapat segera dievakuasi. Dengan sigap polisipun melakukan panggilan darurat kepada derek kendaraan untuk dapat menarik besi dasbor yang hampir menewaskan korban.
Tapi sangat disayangkan, menunggu dan menunggu kedatangan derek tak juga kunjung datang. Dan akhirnya pada pukul 06.30 wib, terpaksa memanggil ahli las untuk mengevakuasi korban. Setelah dapat dikeluarkan, korban segera dilarikan ke RSI Zam Zam Jatibarang guna penanganan tim medis. Korban lainnya yang mendapat pertolongan tim medis berjumlah 4 orang penumpang bus Sindoro Satriamas yakni, Sri Suminah (28) warga Anjatan kecamatan Patrol, Slamet Priyo (73) asal Tegalmulyo Projo Tawangsari Jateng, Suyatno (37) dan Budi (30) warga Gentanbulu Sukoharjo Jateng. “Mobil yang saya naiki kan mau ambil kiri, tiba-tiba gandengan yang ga pake lampu belakang langsung ngerem dengan posisi di tengah jalur. Saya ga jelas di depan gandengan itu ada apa ko’ secara ngeremnya mendadak gitu”, kata Slamet saat ditanya Radar, kemarin di ruang UGD RSI Zam Zam Jatibarang.
Sementara itu, kedua bus yang menghalangi jalur ke arah Jakarta mengalami kemacetan hingga 5 kilometer, dan kendaraan yang berada di jalur ke arah Cirebon terpaksa harus berjalan merayap karena jalurnya harus dibagi dua untuk mengurangi kemacetan di jalur Cirebon – Jakarta. Bahkan, polisi terpaksa melakukan pembagian arus dari arah Jakarta dibuang ke arah Karangampel melalui simpang tiga Pilangsari Jatibarang. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar