KERTASEMAYA—Sungguh teganya orang tua yang dengan sengaja menelantarkan buah hatinya, apalagi usianya masih dalam hitungan hari. Sepertinya halnya penemuan bayi mungil yang malang ditemukan tergeletak tidak berdaya di dalam sebuah musala, Senin (11/5).
Awalnya, sekitar pukul 08.30 seorang santri Pondok Pesanten Mambaul Ulum Desa Lemah Ayu Kecamatan Kertasemaya, Carsono (19) melihat dua orang yakni laki-laki dan perempuan yang dikiranya keluarga salah satu rekan santrinya. Dan beberapa saat kemudian terdengar tangis bayi yang menyayat, dirinya pun berusaha mencari asal sumber suara tersebut.
Setelah suara tangis mulai terdengar sangat dekat yang didengarnya berasal dari dalam musala pesantrennya, bergegas dengan rasa penasaran yang akhirnya dilihatnya sesosok bayi mungil yang terbungkus kain dan sarung gendong dan segera berlari memberitahukannya kepada rekan-rekannya. “Waktu saya lihat perempuannya sambil nangis, terus pergi dibonceng laki-laki pake motor Supra,” tuturnya saat ditanya Radar, kemarin.
Bayi yang menggemparkan penghuni pesantren dan masyarakat sekitar itu, kondisinya tampak sehat dan menggemaskan. Diperkirakan, usia bayi baru dilahirkan sekitar tujuh hari yang lalu dari rahim ibunya, karena terdapat tanda tali pusar yang sudah lepas.
Anehnya, orang tua yang tampaknya tidak menghendaki kelahiran seorang anak tersebut, masih sempat memikirkan masa depan anaknya untuk memperoleh pendidikan di pesantren walaupun tidak berpamitan dahulu kepada pengasuh ponpesnya.
Pengasuh ponpes, Fatkullah, mengungkapkan keterkejutannya ketika menerima laporan santrinya atas penemuan bayi di dalam musala pesantren. “Saya juga bingung kenapa ada bayi tanpa ada orang tuanya di dalam kompleks pesantren. Tapi kalau memang bayi ini sebagai amanah yang diberikan Allah SWT, InsyaAllah saya akan menjaga dan mengasuhnya dengan baik agar kelak menjadi anak saleh,” paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Kertasemaya AKP Mashudi SH saat dikonfirmasi Radar, membenarkan adanya penemuan sesosok bayi mungil di kompleks ponpes di wilayah hukumnya. “Sementara di rawat pengasuh ponpes,” ungkapnya. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar