SLIYEG—Sebuah rumah warga yang dijadikan gudang penyimpanan barang dagangan di kompleks pasar Desa/Kecamatan Sliyeg ludes terbakar, Kamis (30/4) sekitar pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan keterangan sumber di TKP, kebakaran yang belum jelas penyebabnya itu diketahui warga setelah api sudah membesar dan membumbung tinggi. Kepanikan warga sontak berupaya untuk dapat memadamkan api dan menghindari kebakaran merembet ke rumah warga di sekitarnya.
Sebuah rumah tinggal yang juga dijadikan gudang penyimpanan barang-barang kelontong itu terletak di komplek pasar desa diketahui milik Durakim (68) yang saat kebakaran sedang berada di sawah. Upaya warga untuk dapat memadamkan api ternyata sia-sia, karena api terus membesar. Api yang hampir saja membakar toko Durakim yang letaknya berdempetan dengan rumahnya tersebut, dapat dijinakkan beberapa jam kemudian setelah datang bantuan 2 unit pemadam kebakaran. “Waktu kejadian saya sama keluarga laki-laki lainnya lagi ada di sawah, di toko cuma ada Yati anak saya,” tutur Durakim dengan mata berkaca-kaca saat ditanya Radar, kemarin.
Diperoleh informasi, selain barang kelontong yang habis dilalap api juga simpanan padi dan barang berharga lainnya. Diduga, kebakaran yang terjadi diakibatkan dari hubungan arus pendek listrik, dan diperkirakan kerugian yang diderita mencapai lebih dari Rp400 juta. “Hasil olah TKP sementara diperkirakan kebakaran diakibatkan adanya konsleting kabel listrik yang kondisinya tidak beraturan, dan menurut saksi mata apinya diketahui saat sudah membakar bagian atas rumah,” jelas Kapolres Indramayu AKBP Drs H Mashudi melalui Kapolsek Sliyeg AKP I Wayan Suarjana SH saat dikonfirmasi Radar, kemarin di lokasi. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar