


*) Melaju Zig Zag Sepanjang Satu Kilometer
LELEA – Kereta api kelas eksekutif KA Argo Muria jurusan Gambir – Semarang yang berangkat dari satasiun Gambir pada pukul 07.30 anjlok di Desa Telagasari Kecamatan Lelea sekira pukul 09.25 Minggu (26/10).
Berdasarkan keterangan, lokomotof yang membawa serta rangkaian 7 gerbong penumpang, 1 gerbong kereta makan dan 1 gerbong kereta pembangkit mengalami musibah anjlok tersebut karena pada salah satu gerbongnya mengalami kerusakan pada bagian roda. Satu gerbong yang anjlok dan terseret sekitar dua kilometer saat akan memasuki stasiun Telagasari oleh lokomotifnya yakni gerbong pembangkit yang berada tepat di belakang lokomotif.
Kronologinya, pada saat KA Argo Muria yang datang dari arah Jakarta sekitar dua kilometer akan memasuki stasiun Telagasari tepatnya di Desa Karangsari, roda gerbong pembangkit mengalami patah as. Dan masinisnya, Sutarjo berusaha melakukan pengendalian dengan mengurangi laju kereta. Tapi ketika satu kilometer yang dilewatinya, KA tiba di satu wesel (pemisah jalur), ternyata as roda yang patah memaksa wesel membuka dengan sendirinya.
Secara otomatis pula, akibat wesel yang terbuka tersebut kereta berjalan zig zag dengan lokomotif tetap melaju pada rel yang digunakan (jalur hulu), dan rangkaian gerbong lainnya melaju pada jalur yang berada disebelahnya (jalur hilir) untuk jalur kearah Jakarta . Dan tragisnya, dengan jarak satu kilometer kereta pembangkit yang terseret tetap mampu menarik rangkaian gerbong lain di belakangnya.
Akibat kejadian itu, sedikitnya 10 jadwal perjalanan kereta api terganggu hingga proses evakuasi, bantalan dan rel mengalami kerusakan sepanjang dua kilometer. “Sementara ini belum ada kepastian penyebab anjloknya KA Argo Muria, karena kami belum menerima laporan dari pihak teknis. Dan dugaan sementara karena gerbong pembangkit mengalami patah as roda, sehingga wesel dipaksa membuka oleh gerbong yang anjlok tersebut,” ungkap Kepala Stasiun Telagasari Agus Salim kepada Radar, kemarin di lokasi.
Peristiwa yang dipastikan menyebabkan kerugian pihak PT KAI tersebut beruntungnya tidak menimbulkan korban jiwa baik penumpang maupun warga sekitar. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar