
WIDASARI—Tar (39) warga Desa Ujungaris dan Kar (28) warga Desa Ujungjaya yang konon dipercaya sebagai penjaga alat berat proyek jalan baru lingkar Widasari – Lohbener harus berurusan dengan kepolisian. Pasalnya, keduanya tertangkap basah petugas Polsek Widasari melakukan pencurian bahan bakar jenis solar yang diambil dari sebuah alat berat becho yang dijaganya. Berawal dari kecurigaan operator alat-alat berat proyek tersebut yakni pada saat akan mulai melakukan aktifitasnya selalu mendapati jarum pada ampere meter tidak dalam posisi waktu selesai operasional alias menunjukkan kekurangan isi. Oleh pengawas proyek jalan PT Delta Marga, kejadian yang kerap terjadi dilaporkannya ke polsek setempat. Dari laporan tersebut akhirnya petugas melakukan pengintaian, dan pada Senin (1/12) sekitar pukul 01.30 kedua penjaga alat berat yang sedang melaksanakan penjagaan yang lokasinya di jalan baru Desa Ujungaris kedapatan mengambil solar dari sebuah unit becho. Dengan sigap petugas yang memergoki kedua penjaga tersebut langsung melakukan penangkapan, dan keduanya tidak berdaya dan tidak dapat mengelak dari sergapan petugas. Saat digelandang petugas, dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti dua buah derigen yang berisi penuh solar, selang berukuran dua meter, kunci Inggris dan lampu senter. Dipaparkan Kapolsek Widasari AKP Bendi Ujianto kepada Radar, modus operandi yang dilakukan kedua tersangka yakni dengan cara membuka tutup tangki solar becho yang jumlahnya bautnya sebanyak dua belas buah dengan tidak merusak bagian lainnya. Dihadapan petugas, Tar mengaku melakukan perbuatan tersebut untuk menambah kekurangan biaya pernikahan adiknya, tapi apapun alasannya tersangka tetap saja tindakan yang dilakukannya melanggar hukum. “Awalnya dari laporan yang disampaikan pengawas proyek, karena sering terjadi penyusutan solar dengan tidak ada bagian lain yang dirusak. Selanjutnya kami melakukan pengintaian dan akhirnya dapat membekuk dua tersangka beserta barang buktinya,” jelas Bendi kepada Radar, kemarin di ruangannya. (tar)
sumber : Radar Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar